[Resensi] The Godfather


"Kau tidak bisa mengatakan 'tidak' pada orang yang kausayangi, tidak sering. Itu rahasianya. Dan kalau kau mengatakannya, usahakan terdengar seperti 'ya'. Atau kau harus membuat mereka yang mengatakan 'tidak'..." - Vito Corleone pada Michael Corleone


Judul: The Godfather (Sang Godfather)
Pengarang: Mario Puzo
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp. 89.000,-
Jumlah halaman: 680

Godfather adalah pemimpin Mafia bernama Don Vito Corleone, pria pemurah yang tak kenal ampun dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan.

Godfather adalah pria yang "logis" dan adil. Ia memimpin kerajaan bawah tanah raksasa yang menguasai berbagai kegiatan bisnis ilegel, perjudian, taruhan pacuan kuda, dan serikat buruh.

Tiran, pemeras, pembunuh--ia memberikan persahabatannya tanpa ada yang berani menolak serta menentukan mana yang benar dan salah. Menurutnya, pembunuhan halal dilakukan demi keadilan.




Kelam, tenang, dan sadis secara dingin di beberapa bagian tertentu. Mengingat sang pengarang mendapatkan bahan untuk novelnya ini hanya dari perpustakaan (tertulis di bagian data pengarang di bagian akhir buku), cukup mengejutkan mendapati ada orang yang mengira sang pengarang pernah menjadi anggota madia. ("Kalau saya seorang anggota mafia, saya sudah kaya dan tidak perlu menulis buku," kata sang pengarang menanggapi "tuduhan" tersebut)

Di dalam buku ini, jangan pernah berharap akan menemukan hal-hal yang bersifat baik dan sesuai dengan moral. Semua yang tersembunyi di dalam dunia bawah tanah dijabarkan di sini, mulai dari bisnis-bisnis ilegal dengan cara-cara perlindungannya, daftar suap di berbagai institusi mulai dari gedung parlemen, senator, hingga kepolisian, dan penggunaan serikat buruh untuk berbagai hal. Pembunuhan adalah hal yang wajar ditemukan. Jelas novel ini layak mendapat rating "novel dewasa". Lebih-lebih karena ada adegan "untuk dewasa" yang tidak perlu dijabarkan di sini. :D

Gaya menulis Mario Puzo sendiri terasa kurang hidup di beberapa tempat--terutama pada bagian di mana ia menceritakan suatu rentang waktu dengan agak cepat, tapi keakuratan hal-hal seperti ilmu kedokteran dan pengetahuan mengenai kegiatan mafia benar-benar membuat saya terpukau (dan akhirnya menolerir "ketidakhidupan tulisannya"). Satu bukti bahwa riset yang mendetail untuk sebuah buku memiliki daya tarik tersendiri.

Skor: 8,5 / 10

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Simple Notes: Fiction Junction (Character Part 1: Classification)

[Resensi] Valharald