Fantasy Fiesta pertama kali dikenalkan oleh Dian K. (penulis Zauri: Legenda Sang Amigdalus) dan R.D. Villam (penulis Akkadia: Gerbang Sungai Tigris) di tahun 2009. Keduanya berkolaborasi mengadakan sebuah lomba menulis cerita pendek bertema fantasi (kalau Anda langsung bertanya apakah ini sejenis dongeng Bobo, saya tidak menyalahkan, dongeng memang termasuk cerita fantasi kok :D) di dunia maya. Pertama kalinya diadakan, lomba Fantasy Fiesta ini "tertutup" untuk komunitas Kemudian.com. Non-member Kemudian.com memang bisa mengikuti lomba tersebut, tapi setelah terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota Kemudian.com, makanya saya bilang "tertutup" dalam tanda kutip. Di tahun 2009 pesertanya berjumlah 16 peserta dan pemenang yang dipilih adalah 2 orang (saja).
Kemudian di tahun 2010 terjadi sedikit "revolusi" oleh para dedengkot pengada Fantasy Fiesta 2010. Kali ini peserta tidak lagi berada dalam lingkup komunitas Kemudian.com, tapi meluas mulai dari Lautan Indonesia, Goodreads Indonesia, Kemudian.com, dan lain-lain. Berkat "viral marketing" oleh para peserta yang telah membuat cerita, memposting di blog pribadi masing-masing dan mencantumkan keterangan bahwa cerita tersebut diikutsertakan dalam ajang Fantasy Fiesta 2010, lengkap dengan alamat weblog berisi peraturan lomba, makin banyak yang tertarik dan ikut serta. Saya dan salah satu rekan saya dari forum Video Games Indonesia (dan juga tergabung dalam Goodreads Indonesia) juga salah satu yang terjaring "viral marketing" tersebut dan akhirnya ikut serta. Entah apa yang dilakukan peserta lain setelah mengirimkan cerita masing-masing via e-mail kepada R.D. Villam, yang pasti saya dan teman saya sibuk menghitung mundur deadline dan menghitung jumlah peserta.
Kami berdua heboh tidak karuan saat mendapati bahwa cerita yang masuk dan dianggap sah bergenre fantasi berjumlah 74 peserta. Persaingan ketat! Persaingan berat! AAAAGGGGGHHHH!
Kengasalan kami berlanjut hingga keesokan harinya, ketika satu persatu cerita dibuka untuk bisa dibaca oleh khalayak ramai penghuni dunia maya. Sesudah semua cerita dibuka (ada sistem pembukaan entry cerita berdasarkan jam, ini yang menurut saya menambah sensasi tersendiri) kami mulai membaca dan mengomentari cerita-cerita yang ada di sana. Awalnya berurutan, tapi lama kelamaan saya mulai acak-acakan urutannya.
Revolusi lain yang terjadi di Fantasy Fiesta 2010 adalah kali ini ada seorang lagi juri yang akan melakukan penilaian selain Dian K. dan R.D. Villam, yakni Bonmedo Tambunan (penulis Xar&Vichattan). Saya langsung menelan ludah ngeri membayangkan bagaimana ketiga juri harus berhadapan dengan 74 karya, masing-masing 3000 kata. *Psst, para juri ini memang bekerja sangat keras menilai seluruh cerita yang ada, saya kebetulan mem-follow Twitter Dian dan Bonmedo :P*
Singkat cerita, ajang Fantasy Fiesta 2010 yang di belakangnya diikuti dengan wacana--entah dari siapa waktu itu--untuk menjadikan cerpen-cerpen yang ada sebagai kumpulan cerpen, pengumuman pemenang beserta 10 besar dilakukan. Saya tidak akan bohong mengatakan bahwa saat itu saya lumayan down saat mengetahui masuk 10 besar pun tidak, tapi setelahnya ada sedikit cerita lain yang tidak akan saya beberkan di sini yang menjadi pelipur lara saya.
Kejutannya belum berhenti di sini.
Saya sebenarnya mendapat bocoran dari "pihak berwenang" ajang ini bahwa wacana kumpulan cerpen (kumcer) yang dilontarkan di forum diskusi sukses menarik perhatian "pihak berwenang" tersebut dan tak lama setelah pengumuman pemenang dilaksanakan, para "pihak berwajib" menjalankan rencana tak terduga yang bermula dari wacana di forum diskusi tersebut.
Here's the result:

Dengan para "kontributor"-nya:
- Candu Aksara karya Dewi Putri Kirana (Juara 1 Fantasy Fiesta 2010)
- Apollyon karya Fachrul R. U. N. (Juara 2 Fantasy Fiesta 2010)
- Sang Pelukis karya Fredrik Nael (Juara 3 Fantasy Fiesta 2010)
- Aku Hidup Seribu Tahun karya L. M. R. Pradana
- Anak Lelaki dan Si Pengubah Wujud karya Magdalena M. Amanda
- Bocah Serigala dan Isyarat-Isyarat Api karya Jaladara (penulis Un Dans L’Eternite, Satu Dalam Keabadian)
- Boxinite karya R. Mailindra
- Dewa Laut Istana Camar karya 145
- Drama Terhebat yang Pernah Ada karya Tyas Palar (penulis Death To Come)
- Hujan karya Ivon Natasa
- Kota Para Penjarah karya Luz Balthasaar
- Labirin karya Aphrodite
- Moka Si Mobil Jelaga karya Yuniar K. (penulis Masakan Ayah vs Masakan Ibu)
- Nama Terlarang di Angkasa karya Calvin M. Sidjaja (penulis Jukstaposisi: Cerita Tuhan Mati)
- Speak of the Devil: Perangkap karya F. A. Purawan (penulis Garuda 5: Utusan Iblis)
- Kerinduan Buku karya Elbintang (Juara 1 Fantasy Fiesta 2009)
- Hari Terakhir karya Erwin Adriansyah (Juara 2 Fantasy Fiesta 2009, penulis e-book Forever Wicked, Ex Nihilo)
- Rhytma karya Bonmedo Tambunan (Juri Fantasy Fiesta 2010, penulis Xar & Vichattan)
- Api karya Klaudiani (Juri Fantasy Fiesta 2010, penulis Zauri: Legenda Sang Amigdalus)
- Matahari Sylvania karya R. D. Villam (Juri Fantasy Fiesta 2010, penulis Akkadia)
Soft launchingnya diadakan tanggal 5 Desember 2010 kemarin, merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara Festival Pembaca Indonesia yang diadakan oleh Goodreads Indonesia. Bisa dibilang, acara soft launching tersebut juga sekaligus merupakan gathering tahap kedua dari beberapa orang yang ceritanya terpilih untuk menjadi bagian dalam buku ini.
Coba Anda tebak yang mana yang merupakan karya saya? :D
N.B.: Saya sedang agak malas mengetik, jadi saya men-copas list penulis dan karyanya dari blog milik Aphrodite.
3 komentar:
congrats Mandaaaa...
@Restya: Makasih, Res. :D :D
Hehe.
Ternyata ada kisah kayak gini ya di balik event Fantasy Fiesta 2010 huehehehe...
Aku sendiri nggak ngikutin waktu pembukaan entry-nya, soalnya baru nyadar kalo ada yang namanya blog kastilfantasi pas waktu pengumumannya.
Yah, mungkin bagus juga, soalnya kalo udah tau dari dulu, bisa jantungan duluan sebelum nyampe ke pengumumannya, soalnya keburu deg-degan! >_<
Poskan Komentar