Jadi kemarin ini saya sempat sibuk oleh "anak baru" di rumah.
Sebuah Macbook (gak pake Pro)!
Saya beli bekas dari salah seorang kenalan ayah saya (gak sanggup beli yang baru gres orz). Modelnya sudah termasuk model lama sih, unibody aluminium keluaran akhir 2008. Di beberapa bagian penyok karena pernah terbentur dan bagian bawah touchpad yang seharusnya utk meng-klik sesuatu, tidak berfungsi (kemungkinan karena baterainya bengkak/gembung jadi sensornya ada yang rusak).
Butuh modal lagi sih untuk beli baterai dan upgrade OS, tapi overall saya puas dengan Macbook ini. :D :D :D Selain bisa dipakai menulis, juga bisa dipake ngoding~ Bisa build untuk platform iOS pula (terlepas dari berbagai set-up lainnya yang menanti).
Berbeda dengan kebiasaan saya memberi nama barang elektronik/gadget dengan nama dari mitologi Inuit, kali ini saya memberikan nama "Aisling" kepada si Macbook silver.
Saya awalnya ngasih nama itu karena teringat pemeran utama dari novel Ash yang saya dapat sebagai
hadiah giveaway kemarin ini karena teringat bagaimana Macbook ini butuh transformasi cukup besar untuk menjadi "tuan putri", mirip seperti si karakter utama novel Ash.
Lalu saya iseng googling dan mendapati bahwa kata "
aisling" rupanya adalah bahasa Irlandia yang berarti "mimpi" atau "vision" selain sejenis puisi.
Boleh juga. :D Namanya cukup cocok.