Melipir Sepintas ke GenCarnival

Kemarin Sabtu (19 April 2014) saya iseng mampir ke sebuah acara yang diadakan di ITB. Kebetulan siangnya juga saya ada janjian dengan teman di lokasi yang lumayan dekat dengan ITB, jadilah saya mampir ke GenCarnival dulu paginya. :P

Apa yang saya temukan di sana?

Sebetulnya acaranya gak garing ... Sayang sekali.

Ditulis di pengumumannya, open gate jam 9.00, tapi ketika saya sampai sana bersama adik saya (dia mau ke rumah temannya) suasananya masih sepi. Beberapa booth memang sudah terlihat siap menerima pengunjung, tapi suasana lapangan yang menjadi tempat acara masih sepi dan lebih banyak panitia+penjaga booth-nya daripada pengunjungnya.

Sekitar jam 9.30an, setelah saya keliling-keliling ITB sedikit (nostalgia kampus sekalian ngasih liat lokasi urban legend di dalam ITB ke adik saya), saya kembali lagi ke arena pameran.

Masih gak berubah jauh dibanding tadi.

Dan karena booth yang ada termasuk sedikit, saya tidak mengambil foto sama sekali, karena saya juga bingung mau nulis apa di blog kalau boothnya sedikit.

Setelah mampir untuk main di salah satu booth yang memajang sebuah board game bernama Amukti Palapa (cekidot website pembuatnya, Morebe Game Studio) ternyata oh ternyata teman saya yang saya janjian ketemuan ada di sana juga. :)) Dia malah kenal dengan orang yang jaga booth Amukti Palapa. Yee, gimana tho ini. :))

Lalu kemudian, teman sekantor saya, yang saya ajakin datang melihat GenCarnival (ato GenCarnaval sih yang bener?) datang juga. Dan karena dia datang dari depan, dia sempat memberitahu kalau ada ...

... MOBIL DENGAN ITASHA!!!

Tampak Kiri Mobil Ber-itasha Guilty Crown
Tampak Kanan Mobil Ber-itasha Guilty Crown
Tampak Depan Mobil Ber-itasha Guilty Crown
(INORIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!!!!!)
Tampak Kanan Mobil Ber-itasha Kill la Kill
Tampak Kiri Mobil Ber-itasha Kill la Kill
Tampak Kanan Mobil Ber-itasha Mawaru Penguindrum
Tampak Kiri Mobil Ber-itasha Mawaru Penguindrum
Tampak Depan Mobil Ber-itasha Mawaru Penguindrum

Kayaknya kalau saya sudah mampu beli mobil sendiri, saya akan tanya-tanya di mana bisa bikin itasha semacam ini. Harus. Harus banget. [>_<]

Singkat cerita, jadinya saya ngobrol-ngobrolnya dengan teman saya di ITB. Ada untungnya juga sih karena ternyata teman dari teman saya--yang menjadi alasan kenapa kita janjian ketemuan--masih kebingungan seputar game untuk tugas akhirnya dan lebih cari masukan serta ide untuk tugas akhirnya itu.

Selesai ngobrol-ngobrol, rupanya sudah mulai rame karena sudah mendekati jam 12 siang (menurut jadwal, acara cosplay dimulai jam 12.45 siang). Karena pembicaraannya juga sudah selesai, jadinya kita bubar lagi dan kembali jalan-jalan ... untuk scouting cosplayer.

Sayangnya, mereka berkumpul di daerah lain dan mayoritas baru bersiap-siap (saya melihat ada yang bawa properti super banyak sepertinya mau jadi salah satu Digimon, salah satu evolusinya Guilmon, Gallantmon, mungkin, tapi saya tidak yakin karena bagiannya masih terpisah-pisah).

Yang berhasil saya dapatkan tetap cukup mantap:

Beri hormat pada Komandan Pyxis!
Ini bukan pertama kalinya saya melihat sosok si kakek (duh, dia udah bisa disebut kakek belum yah?). Di waktu lain saya pergi ke Toys Fair di Bandung dan saya melihat orang yang mirip sekali dengan beliau, tapi saat di Toys Fair itu dia mengenakan baju ala Kamesennin dari Dragon Ball.

Biarpun teman saya ada yang bilang bahwa harusnya Komandan Pyxis dari Shingeki no Kyojin tidak berjenggot, tapi tetap salut untuk bapak komandan! b[>o<]d 

(Saya salah pangkat waktu memanggil beliau. Saya memanggilnya "kapten" padahal pangkatnya harusnya "komandan".)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Simple Notes: Fiction Junction (Character Part 1: Classification)

[Resensi] Valharald

Simple Notes: Ketika Negara Api Menyerang ...