Jumat, 26 Maret 2010

[Resensi] Akkadia: Gerbang Sungai Tigris



Judul: Akkadia: Gerbang Sungai Tigris
Pengarang: R.D. Villam
Penerbit: Penerbit Adhika Pustaka
Jumlah hlm: 400

Gadis itu berlutut dengan kedua tangan mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran darah. Kepalanya mendongak. tak sampai sedetik kemudian sinar merah menyambar dari sepasang matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika. Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahat.

Mesopotamia, abad ke-24 Sebelum Masehi.

Pada masa itu Kerajaan Akkadia berhasil menaklukkan negeri-negeri di sekitarnya, dan untuk menahan serangan mereka seorang penyihir bangsa Elam dari tanah Persia menciptakan dinding ajaib di sepanjang Sungai Tigris. Naia, putri dari Kazalla yang negerinya telah dihancurkan Akkadia, bermaksud menyeberangi sungai dan meminta perlindungan pada bangsa Elam, namun di tengah perjalanan ia diserang dan harus berpisah dari para prajuritnya. Dalam keadaan terdesak Naia terpaksa mengambil keputusan tersulit: memanggil makhluk-makhluk terkutuk dari dunia kegelapan.


Selasa, 16 Maret 2010

Tidak Ada Gelar Sarjana Bernomor

Di dalam mobil, menuju kampus, tengah membicarakan salah satu teman yang "aksel" S2.

Nyokap gw: "Berarti nanti A**ru pas lulus gelarnya ST12 dong? Kan S1 sekalian S2.
Gw: "Nggak gitu juga sih, Ma ..."

*Bagi yang bertanya-tanya apa itu ST, ST adalah Sarjana Teknik.*

==

Hehe.

Jumat, 12 Maret 2010

Out of The Box, Out of The River

Mata kuliah jurnalisme ...

Dosen: "... Sebagai penulis kita harus keluar dari bingkai. Harus berani melawan arus supaya dapat menemukan mata air."

Gw: (dalam suara pelan, ke teman yang duduk di belakang) "Susah amat, jalan aja di pinggir sungainya."

==

Hehe.

Rabu, 03 Maret 2010

Beef Poverty














Bahan:
- Saus spageti
- Jamur kaleng
- Daging giling
- Bawang bombai
- Sosis
- Roti polos/roti hotdog/burger
*Semuanya dengan takaran "sesuai selera" karena ini resep ngasal

Cara membuat:
- Potong jamur, sosis dan bawang bombai.
- Tumis bawang bombai dan daging giling, tambahkan sedikit air. Masak hingga kecokelatan.
- Masukkan saos spageti (di supermarket dijual botolan).
- Masukkan sosis dan jamur yang sudah dipotong, aduk rata.
- Matikan api setelah saus mendidih. Untuk masalah keenceran, disesuaikan dengan selera.
- Potong roti menjadi dua bagian.
- Masukkan saus yang sudah jadi ke dalam roti.

P.S: Untuk rotinya, tidak disarankan menggunakan roti tawar yang sudah diiris karena setiap potongannya tipis dan lebih berpori-pori, saus bisa "bocor".

Hehe.