Senin, 27 Desember 2010

Fantasy Fiesta 2010 (Part 2: Behind My Story)

Postingan yang satu ini masih merupakan kelanjutan posting "special edition" dalam rangka euforia Fantasy Fiesta 2010. Pada saat postingan ini dimuat, buku-bukunya seharusnya sudah tersebar cukup merata di kota-kota besar di Indonesia. :D :D


Kamis, 09 Desember 2010

Fantasy Fiesta 2010 (Part 1: The History and The Book)

Simple Notes kali ini sifatnya "spesial" karena saya tidak akan menguraikan tentang tips dan trik menulis berdasarkan pengalaman saya. Tenang, apa yang akan dibahas di dalam sini tetap berdasarkan pengalaman nyata kok. :D Silakan dibaca lebih lanjut jika Anda tertarik mengetahui apa yang hendak saya bicarakan di sini.


Rabu, 24 November 2010

Oni?

Gambar yang disertakan berikut ini bukan gambar hantu atau penampakan makhluk gaib yang ditangkap dengan kamera khusus, tapi hasil rontgen. :D


Sabtu, 13 November 2010

[Resensi] Wizards



Judul: Wizards
Pengarang: Neil Gaiman, Mary Rosenblum, Patricia A. McKillip, Nancy Kress, Jeffrey Ford, Terry Bisson, Terry Dowling, Gene Wolfe, Orson Scott Card, Garth Nix, Kage Barker, Eoin Colfer, Jane Yolen, Tad Williams, Elizabeth Hand, Andy Duncan, Peter S. Beagle, Tanith Lee
Penerbit: Penerbit Matahati
Harga: Rp 92.500,-
Jumlah hlm: 571

Para penyihir selalu ada dalam imajinasi manusia selama ribuan tahun. Tiap tahun dan tiap budaya sejak zaman prasejarah memiliki seseorang dengan caranya sendiri yang dapat menggunakan sihir, berdoa pada roh, mengetahui rahasia di balik benda-benda tua dan memanggil kekuatan terpendam di dalamnya, dan seseorang yang dapat melihat dua dunia, baik dunia nyata maupun dunia roh dan dapat bermeditasi di antara keduanya. Ada yang baik dan bijaksana, jahat dan pengumpat, dan ada pula yang mabigu—memiliki kedua sifat tersebut.

Di dalam buku Wizards, para penulis ahli fantasi masa kini bekerja sama menceritakan makhluk-makhluk gaib ini—berada di kedua zaman, masa lalu dan masa kini, di dalam alam fantasi yang tidak pernah ada sebelumnya.

Minggu, 24 Oktober 2010

Kotak Sony Ericsson Dari Masa ke Masa

Bukan resensi, bukan simple notes, bukan celetukan garing ngasal biasanya, jadi posting tentang apakah ini?


Selasa, 28 September 2010

Terus Terang, Terang Terus

Saat sedang sakit di rumah ...

Nyokap gw: *mengamati komposisi Mizone* "Ini ada anion ada kation, ntar bisa nyala berarti ya?"
Gw: "Itu namanya neon, Ma, kalo nyala."

==

Hehe.

Jumat, 13 Agustus 2010

Redenominasi (Lagi)

Saat Seminar II salah satu teman ...

Gw: "Si Geri kok nyebutnya 2000 Hz lagi sih? Katanya tadi yang bener 20000 Hz."
Temen: "Iya. Itu salah tulis."
Gw: "Oh ... Kena redenominasi?"
Temen: "..."

==

Hehe.

Selasa, 10 Agustus 2010

Signat 3: Moonlight (prolog)

Ini prolog proyek pribadi berjudul Signat 3 yang sekaligus akan digunakan untuk lomba Fantasy Fiesta 2010. Versi ini adalah versi mentah yang masih belum di-edit sama sekali, jumlah katanya juga masih belum memenuhi kriteria lomba. Kemungkinan besar akan terdapat versi berbeda untuk lomba dan untuk rilis. Tentu saja untuk judul saat dimasukkan ke lomba juga tidak mungkin dilabeli "prolog" seperti sekarang. :D Enjoy.


Minggu, 08 Agustus 2010

Simple Notes: Fiction Junction (Character Part 2: The Rules)

Bagian kedua (dan harusnya juga bagian terakhir) dari pembahasan mengenai karakter sebuah cerita. Kalau sebelumnya ada sedikit klasifikasi sederhana tipe-tipe berbagai karakter di game, anime, manga, novel, dan lainnya, maka kali ini yang akan dibahas adalah pembuatan karakter.


Sabtu, 19 Juni 2010

[Resensi] Valharald



Judul: Valharald: Kesatria Talismandala dan Pertempuran di Vincha
Pengarang: Adi Toha
Penerbit: DIVA Press
Harga: Rp 50.000,-
Jumlah hlm: 411

Sungguh, inilah sebuah dongeng cerdas yang penuh dengan hentakan!
Pada sebuah negeri (VarchLand) yang telah mengalami masa-masa damai selama beratus-ratus tahun, tiba-tiba terancam mengalami kehancuran oleh sebuah kekuatan kegelapan yang datang dari bangsa Vomorian.
Padahal, di masa-masa damai tersebut para kesatria VarchLand menyimpan seluruh peralatan perang dan senjata-senjata rahasianya di sebuah ruang rahasia dan menyegelnya dengan sebuah kunci yang juga sangat rahasia. Bahkan, di ruang rahasia tersebut juga tersimpan Mahkota Liafala yang merupakan mahkota tertinggi negeri VarchLand. Siapapun yang bisa memakainya, maka dialah yang pantas menjadi raja. Masing-masing kesatria memegang satu buah kunci yang sama berbentuk segitiga yang merupakan bagian dari kunci lainnya. Kunci-kunci tersebut diwariskan turun-temurun kepada orang-orang yang tepat untuk memilikinya.
Sebelum semua kunci berhasil disatukan, pasukan kegalapan bangsa Vomorian telah lebih dulu mendarat di Pantai Vincha dengan armada perangnya yang berjumlah sangat besar. Mereka mulai menebarkan teror dan kerusakan.
Nah, dari sinilah sebuah legenda tentang dua belas kesatria gagah berani dari negeri VarchLand yang disebut Kesatria Talismandala kembali menjadi harapan. Mampukah mereka menghadapi kekuatan kegelapan tersebut? Berhasilkah kekuatan Kesatria Talismandala menyelamatkan negeri Vincha dari kehancuran?
Selamat membaca novel Valharald yang sangat seru dan menarik ini!


[Resensi] The Death to Come



Judul: The Death to Come
Pengarang: Tyas Palar
Penerbit: Penerbit Imania
Harga: Rp 40.000,-
Jumlah hlm: 354

Edward Twickenham, penyihir Glamorgan dengan bakat yang misterius.
Ivar Eidjford, penyihir Denmark yangbisa melihat kilasan masa depan.
Junda, penyihir Lithuania, pemilik cermin pencari orang yang sakti.
Tariq, sang alkemis bijaksana yang ahli memperbaiki barang sihir.

Dewan Penyihir telah menggariskan larangan untuk tidak mencampuri urusan manusia. Namun keempat kawan itu tidak bisa tinggal diam ketika Ivar melihat Kilasan Masa Depan mengenai nasib mengerikan yang akan menimpa umat manusia. Oleh karena tidak ada yang bisa mengartikan kilasan yang Ivar lihat, Edward bersama ketiga rekannya memutuskan untuk mencari penyihir terbesar dalam sejarah untuk membantu mereka: Merlin. Perjalanan mereka mencari Merlin tak hanya mengungkapkan rahasia masa depan, namun juga rahasia masa lalu yang menyedihkan.


Sabtu, 22 Mei 2010

Simple Notes: Fiction Junction (Character Part 1: Classification)

Dua komponen utama (menurut saya) dari sebuah tulisan fiksi adalah karakter dan cerita. Pertanyaannya, siapa yang lahir duluan? Karakter atau cerita? Lagi-lagi menurut saya, ini seperti mempertanyakan yang mana duluan antara ayam dan telur. Abu Nawas dalam satu cerita bilang bahwa telur dulu baru ayam karena telur tidak mengenal ayam tapi ayam mengenal telur (berarti ayam pernah jadi telur, tapi telurnya dari mana ...?). Orang yang lebih logis akan menyatakan pasti ayam duluan karena telur pertama pasti berasal dari ayam (lalu ayamnya dari mana ...?). Saya pribadi lebih suka jawaban garing: telur duluan karena adanya "telur ayam", bukan "ayam telur".


Rabu, 12 Mei 2010

Simple Notes: Startup!

Katanya menulis itu mudah, tapi pada kenyataannya, saat menghadapi kertas kosong atau menghadapi file baru word processor, kita baru menyadari bahwa menulis itu susah karena bingung harus mulai menulis apa. Terutama sekali hal ini terjadi pada mereka yang sudah lepas dari bangku SMP/SMA, yang sudah memandang segala sesuatunya dengan lebih serius, terutama jika mengenai tulisan.


Selasa, 11 Mei 2010

Simple Notes: Tiga Motivasi Umum Menulis

Bagi yang biasa mengikuti postingan-postingan blog ini, pastinya tiba-tiba terasa aneh mendapati ada judul cukup serius dengan tag "writing" alih-alih "coding" yang harusnya menjadi bidang untuk dibahas berkaitan dengan jurusan kuliah saya. Kali ini saya akan memuat postingan berlabel "Simple Notes", membahas mengenai hobi saya menulis cerita fiksi (bukan menulis kode program :D).


Minggu, 11 April 2010

Quote Number 5

Original: "All work and no play makes Jack a dull boy."

Versi geek: "All play and no code makes Hack a null boy."

==

Koreksi tata bahasa diterima dengan hati terbuka. :D

Hehe.

Jumat, 26 Maret 2010

[Resensi] Akkadia: Gerbang Sungai Tigris



Judul: Akkadia: Gerbang Sungai Tigris
Pengarang: R.D. Villam
Penerbit: Penerbit Adhika Pustaka
Jumlah hlm: 400

Gadis itu berlutut dengan kedua tangan mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran darah. Kepalanya mendongak. tak sampai sedetik kemudian sinar merah menyambar dari sepasang matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika. Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahat.

Mesopotamia, abad ke-24 Sebelum Masehi.

Pada masa itu Kerajaan Akkadia berhasil menaklukkan negeri-negeri di sekitarnya, dan untuk menahan serangan mereka seorang penyihir bangsa Elam dari tanah Persia menciptakan dinding ajaib di sepanjang Sungai Tigris. Naia, putri dari Kazalla yang negerinya telah dihancurkan Akkadia, bermaksud menyeberangi sungai dan meminta perlindungan pada bangsa Elam, namun di tengah perjalanan ia diserang dan harus berpisah dari para prajuritnya. Dalam keadaan terdesak Naia terpaksa mengambil keputusan tersulit: memanggil makhluk-makhluk terkutuk dari dunia kegelapan.


Selasa, 16 Maret 2010

Tidak Ada Gelar Sarjana Bernomor

Di dalam mobil, menuju kampus, tengah membicarakan salah satu teman yang "aksel" S2.

Nyokap gw: "Berarti nanti A**ru pas lulus gelarnya ST12 dong? Kan S1 sekalian S2.
Gw: "Nggak gitu juga sih, Ma ..."

*Bagi yang bertanya-tanya apa itu ST, ST adalah Sarjana Teknik.*

==

Hehe.

Jumat, 12 Maret 2010

Out of The Box, Out of The River

Mata kuliah jurnalisme ...

Dosen: "... Sebagai penulis kita harus keluar dari bingkai. Harus berani melawan arus supaya dapat menemukan mata air."

Gw: (dalam suara pelan, ke teman yang duduk di belakang) "Susah amat, jalan aja di pinggir sungainya."

==

Hehe.

Rabu, 03 Maret 2010

Beef Poverty














Bahan:
- Saus spageti
- Jamur kaleng
- Daging giling
- Bawang bombai
- Sosis
- Roti polos/roti hotdog/burger
*Semuanya dengan takaran "sesuai selera" karena ini resep ngasal

Cara membuat:
- Potong jamur, sosis dan bawang bombai.
- Tumis bawang bombai dan daging giling, tambahkan sedikit air. Masak hingga kecokelatan.
- Masukkan saos spageti (di supermarket dijual botolan).
- Masukkan sosis dan jamur yang sudah dipotong, aduk rata.
- Matikan api setelah saus mendidih. Untuk masalah keenceran, disesuaikan dengan selera.
- Potong roti menjadi dua bagian.
- Masukkan saus yang sudah jadi ke dalam roti.

P.S: Untuk rotinya, tidak disarankan menggunakan roti tawar yang sudah diiris karena setiap potongannya tipis dan lebih berpori-pori, saus bisa "bocor".

Hehe.

Minggu, 14 Februari 2010

Salad Kakap Goreng














Bahan:
- Tomat
- Mentimun
- Kakak goreng tepung (gunakan tepung roti)
- Bawang bombai
- Mayonaise
*Semuanya dengan takaran "sesuai selera" karena ini resep ngasal

Cara membuat:
- Potong-potong tomat dan mentimun kecil-kecil. Bentuk potongan terserah saja dan bahkan tidak dilarang kok kalau potongannya tetap besar-besar.
- Masukkan tomat dan mentimun yang sudah dipotong ke mangkok.
- Potong bawang bombai kecil-kecil. Kira-kira seperdelapan bagian dari bawang bombai utuh untuk satu butir tomat dan satu mentimun, tapi, sekali lagi, karena ini resep ngasal, takaran boleh diubah sesuai selera.
- Masukkan bawang bombai ke dalam mangkok.
- Goreng kakap yang sudah dibaluri dengan tepung roti dan tiriskan setelah berwarna kecokelatan. Untuk hasil yang maksimal, baluri daging fillet kakap dua kali: tepung roti, kocokan telur, tepung roti. (Yang terakhir ini berdasarkan pengalaman pribadi dengan bitterballen)
- Suwir/cabik kakap goreng. Jangan terlalu kecil supaya daging kakap tetap terasa. Awas, daging kakap, yang baru diangkat dari penggorengan, panas!
- Masukkan beberapa sendok mayonaise (sekali lagi, sesuai selera).
- Aduk rata.

P.S: Terlalu banyak mayonaise biasanya menyebabkan perut terasa tidak enak (mual; taraf terparah, yakni muntah, pernah terjadi di acara MTV berjudul I Bet You Will di mana peserta disuruh memakan satu toples besar mayonaise), tapi diimbangi dengan sayur, efeknya tidak separah jika menggunakan mayonaise di masakan lain selain salad, misalnya saat makan chicken schnitzel + nasi.

Hehe.