Kejadiannya kira-kira seminggu yang lalu. Kalau saya tidak salah ingat, tak lama setelah acara Festival Pembaca Indonesia 2011 tanggal 4 Desember.
Nah, lho? Officer apaan nih jadinya?
Jadi... begini ceritanya.
Kastil Fantasi, yang juga merupakan markas besar tempat event Fantasy Fiesta berpusat, dikelola oleh dua orang "veteran" penulis fiksi fantasi lokal, Senior Dian dan Jenderal Villam. Plus "seseorang" atau "sesuatu" yang melabeli diri dengan nama "Kapten Kucing".
Nah, ternyata... dari cerita kasak-kusuk sini-situ dari sumber terpercaya, juri Fantasy Fiesta itu tiga orang (sejak 2010, Bonmedo Tambunan aka Bang Bon bergabung menjadi salah satu juri) namun rupanya pekerjaan menyortir cerita yang masuk untuk ajang Fantasy Fiesta hanya dikerjakan oleh dua orang saja, yakni Senior Dian dan Jenderal Villam.
Itu cerita yang sangat horor menurut saya. Kenapa? Karena konon total cerita yang diterima oleh kedua penyortir pada ajang Fantasy Fiesta 2011 mencapai...
500 entry
yang setelah disortir menjadi 300an cerita (maaf, lupa angka persisnya berapa dan tidak bisa kroscek ke Kastil karena satu dan lain hal). Setelah proses penyortiran, bersama-sama dengan Bang Bon, kedua penyortir masih harus membaca dan menilai cerita satu persatu. Dan jika diperhatikan, mereka tidak hanya menilai tapi juga memberikan ulasan singkat untuk (hampir) semua cerita.
...
Whew...
Itu kerja sangat keras. Saya sampai ngeri mendengarnya.
Jadi, pada saat penjurian Fantasy Fiesta 2011 masih berlangsung, saya mengontak Senior Dian yang kebetulan memang sering ngobrol via chat Y!M. Setengahnya impulsif, setengahnya digerakkan oleh perasaan ingin membantu, saya menawarkan diri menjadi "Opsir Panda" menemani "Kapten Kucing". At least, saya pikir waktu itu, saya sekedar bantu-bantus sortir cerita yang masuk deh. Jadi biar jurinya nggak kehabisan tenaga pada saat harus menilai cerita-cerita yang (saya yakin) jumlahnya akan terus bertambah dari tahun ke tahun, entah mengikuti persamaan eksponensial atau apa.
Saat itu Senior Dian belum mengiyakan karena berbagai pertimbangan. Lalu hari demi hari berlalu. Fantasy Fiesta 2011 ditutup, seluruh cerita dibantai-bantai dan dibuli-buli oleh juri plus para pengunjung yang bebas datang dan pergi, pemenang diumumkan, dan gathering di acara Festival Pembaca Indonesia (saya belum laporan pandangan mata sama sekali tentang acara ini sampai sudah basi kalau sekarang postingnya).
Nah. Tak lama acara terakhir, saya dihubungi kembali oleh Senior Dian.
Singkat cerita, dia menerima saya jadi bala bantuan dengan nick "Opsir Panda". :D
Suatu kehormatan, benar. :D Rasanya ketimbang diumumkan menjadi pemenang sebuah lomba yang sehabis event penyerahan hadiah langsung pergi makan-makan, lebih terasa seperti diangkat menjadi kesatria atau diberi gelar "Sir" dari ratu/raja. Alih-alih tanggung jawabnya "selesai", tanggung jawabnya baru akan dimulai. Itu bedanya antara menjadi pemenang dan dianugerahi gelar "Sir".
Mendengar berita ini, salah satu teman saya memperlihatkan sebuah gambar yang entah dia dapat dari mana:
![]() |
| Gambaran Kru Kastil Fantasi(?) |
Well, yah, akhir kata, mohon doa dan dukungannya dalam menjalankan tanggung jawabnya. :D
Hehe.

2 komentar:
Selamat jadi Op-"Sir" Panda mbak! Walaupun kalo tidak salah, yang namanya "Sir" itu kalo di kamus artinya tuan/bapak dan bukannya bu/tante/oma tapi yah, sudahlah. Oh ya, ada satu hal yang sejak dulu bikin saya rada bingung. Kapten Kucing itu siapa sih?
@Roedavan: Habis kalo jadi Op-"Maam" rasanya aneh, jadi tetep deh pake Op--"Sir".
Kapten Kucing? Sampe sekarang juga saya belum pernah ketemu langsung makhluknya selain di sambul kumcer nih. :-?
Hehe.
Poskan Komentar